
Rabu–Jumat, 17–19 Desember 2025 — Lembaga Sertifikasi Profesi Pustaka Ilmiah Elektronik (LSP PIE) kembali menyelenggarakan kegiatan Uji Kompetensi Tata Kelola Jurnal Ilmiah yang bertempat di Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Bali. Kegiatan ini diikuti oleh 240 mahasiswa dari berbagai program studi, fakultas hingga pascasarjana.
Uji kompetensi ini dilaksanakan oleh LSP PIE sebagai lembaga sertifikasi profesi yang telah berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Skema sertifikasi yang diujikan mencakup kompetensi tata kelola jurnal ilmiah, antara lain pemahaman kebijakan editorial, manajemen naskah, pengelolaan sistem jurnal elektronik berbasis Open Journal Systems (OJS) hingga penggunaan perangkat plagiarism checker. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada aspek teoritis pengelolaan jurnal ilmiah, tetapi juga dilatih untuk memahami dan menerapkan praktik tata kelola jurnal secara langsung. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat pemahaman terhadap proses publikasi ilmiah yang akuntabel, sistematis, dan beretika.
Selama pelaksanaan kegiatan, para peserta mengikuti rangkaian asesmen yang dirancang secara sistematis, meliputi uji tulis, studi kasus, dan praktik kerja sesuai dengan standar kompetensi yang telah ditetapkan. Proses asesmen dilakukan oleh asesor yang tersertifikasi, sehingga hasil uji kompetensi diharapkan mampu mencerminkan capaian kompetensi peserta secara objektif dan terukur. Lebih lanjut, uji kompetensi ini juga sejalan dengan upaya penguatan ekosistem jurnal ilmiah di lingkungan pendidikan tinggi keagamaan Hindu yang terus didorong oleh Direktorat Jenderal Bimas Hindu. Penguatan kompetensi pengelola jurnal dipandang sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu publikasi ilmiah, memperluas diseminasi pengetahuan, serta mendorong lahirnya jurnal-jurnal ilmiah yang kredibel dan berdaya saing.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai peran strategis jurnal ilmiah dalam pengembangan ilmu pengetahuan, sekaligus mampu berkontribusi aktif dalam pengelolaan jurnal di tingkat program studi, fakultas, maupun institusi. Sebagai penutup, pelaksanaan uji kompetensi tata kelola jurnal ini menegaskan komitmen IAHN Mpu Kuturan Bali dalam mendukung peningkatan mutu akademik dan pengembangan kapasitas mahasiswa secara berkelanjutan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari program strategis institusi dalam membangun budaya riset yang berkualitas serta berorientasi pada kemajuan ilmu pengetahuan.